Bingung
aku gak tau aku harus bagaimana
aku gak tau aku harus berbuat apa
aku gak tau aku mau apa
aku gak tau, aku gak tau, aku gak tau..
Bodoh? memang!
agh entahlah.. gak bisa dipaksa, gak bisa diminta, semua datang dengan tulus.
aku pun gak mau memaksakan.
semua sudah ada jalannya, setiap jalan pasti ada penghalangnya, tinggal apakah kita bisa melalui atau tidak?!
arghhh!!! ngomong apa???
baiklah...
diam! mungkin diam bisa meredam semuanya. mungkin diam bisa memberikan jalan terbaik. okeh! aku diam.
Kecurangan pemilu atau belum bisa menerima kekalahan?
Pemilu presiden sudah berlangsung. Puluhan juta rakyat Indonesia sudah menentukan pilihannya. Perhitungan masih terus dilakukan oleh KPU. Peringkat pertama untuk sementara masih diraih oleh pasangan SBY - Boediono dengan prosentase sekitar 60%. Tapi di balik itu semua, ada saja pihak yang merasa belum puas dengan pemilu yang berlangsung 2 hari yang lalu (08/07/09). Pihak tersebut berpendapat bahwa pemilu yang kemarin terjadi kecurangan yang pada nyatanya memang terdapat sedikit kecurangan di papua. Dan sampai sekarang belum ada kabar soal kecurangan di daerah lain. Dengan membawa masalah DPT yang tidak terdaftar, DPT yang tidak bisa memilih menggunakan KTP dan lainnya.
Sebenarnya, menurut saya pribadi, pihak - pihak inilah yang membuat pemilu kali ini tidak damai. Pihak inilah yang ingin mengacaukan pemilu yang banyak orang berpendapat pemilu kali ini lancar, damai dan tertib.
Saya jadi bertanya - tanya, terjadi kecurangan di pemilu atau memang belum siap menerima kekalahan?
Gambar : http://jephman.wordpress.com/
Bebaskan Ibu Prita!!!!!
Melanjutkan postingan dari teman - teman blogger sebelumnya.
Bukan untuk ikutan trend posting, bukan karena saya mengerti hukum, bukan karena saya mengerti UU ITE, tapi karena saya benar - benar merasa prihatin apa yang terjadi terhadap ibu prita. Miris.!!!! Seorang ibu dari 2 anak ini harus mendekam di penjara, karena beliau menuliskan sebuah surat elektronik ke sebuah situs berita ternama tentang beliau di dzalimin oleh sebuah rumah sakit yang KATANYA bertaraf internasional.
Kok aneh ya? siapa yang di dzalimin, siapa yang di tuntut bahkan di penjara! Salah? siapa yang salah?
Perasaan saya, di situs berita tersebut banyak kok yang menuliskan keluhan terhadap suatu produk atau instansi tertentu. Tapi? Semua itu di balas oleh instansi yang bersangkutan dengan meminta maaf.
Kenapa yang ini? Persoalan ibu Prita, harus dibawa ke jalur hukum? Mencemarkan nama baik? Tercemar atau tidaknya nama baik tergantung bagaimana sikap, tingkah laku kita kepada orang lain.
Ibu prita, ibu dari 2 orang anak ini, telah diperlakukan dengan tidak mestinya oleh pihak rumah sakit. Malpraktek istilahnya. Dimana si Dokter melakukan eksperimen ke si pasien.
Kasus ini banyak terjadi, mungkin ibu Prita adalah orang kesekian yang tersandung masalah malpraktik dengan rumah sakit yang berbeda.
Sekarang, saat ini. Apapun masalah yang ibu Prita alami, saya ikut prihatin. Saya tidak mengerti hukum, cuma ini yang bisa saya lakukan untuk menunjukkan bahwa saya benar - benar prihatin dengan apa yang ibu Prita alami. STOP!!! Jangan ada korban seperti ibu Prita lainnya, entah karena korban UU ITE, ataupun karena korban malpraktik. Dan saya percaya, hukum di negara kita berpihak kepada yang benar bukan kepada "yang benar - benar memberikan upeti".


