Taman Bermain Waterbomm Kau dengan duniamu saja

14Feb/1133

[Sinetron] Putri yang ditukar

Gerakan Koin untuk "Putri yang ditukar"

Pertanggal 20 September 2010, Stasiun televisi RCTI mulai menyiarkan (yang menurut mereka) mega sinetron "Putri yang ditukar". Sinetron yang menceritakan Amira (Nikita Willy) dan Zahira (Yasmine Wildblood) yang dengan sengaja ditukar sewaktu masih bayi oleh Wisnu (Yadi Timo), dengan alasan dendam kepada Pak Prabu (Atalarik Syah). Film ini terus diputar dengan adegan yang sinetron banget, you know lah.. Tapi, jujur sih ya.. sebenernya untuk sinetron tersebut, aku agak suka, diawalnya. Tapi, semakin kemari, ceritanya semakin dibuat diputar - putar. Ekspektasi penonton yang harusnya sinetron itu bakalan tamat, ternyata dipatahkan oleh sang sutradara. Ceritanya semakin dipersulit. Semakin dijauhkan dari akhir cerita. Mulai jenuh, dengan cerita yang semakin diperpanjang (mungkin mau ngalahin Cinta Fitri dan Tersanjung) dan durasi tayang seminggu full dari jam 7 malam sampai jam 11 malam.

Gak aneh, pada akhirnya muncul sebuah gerakan yang merasa kasihan dengan para pemain sinetron "Putri yang ditukar" tersebut. Kasihan dengan para pemainnya yang harus kejar tayang, yang harus jatuh bangun sakit, buta, sakit lagi, jatuh ke jurang, berantem dll. Mungkin, gerakan ini bertujuan untuk mengumpulkan koin supaya para putri yang ditukar bisa ngetes dna dan mengembalikannya ke orang tua mereka yang sebenarnya. Kasihankan, bertahun - tahun ketukar kehidupannya :D

Dibilang ndak mendidik, ya namanya juga sinetron, (yang menurut saya) belum ada sinetron yang mendidik. Apalagi dengan jam tayang yang bertepatan dengan kebanyakan anak - anak menonton tv.

Terlepas dari itu semua, saya tertarik dengan karakter surti (Ana Pinem), dimana surti punya karakter yang kuat banget. Lebay dan pede abis, yang kalo tiap masalah, Surti selalu mengaitkan dengan dirinya =)) . Apalagi, kalo Surti udah ketemu sama Rizqi (Rezki Aditya).

So, menurut kalian, sinetron ini gimana?

Be Sociable, Share!
Comments (33) Trackbacks (4)
  1. Terlepas dari itu semua, saya tertarik dengan karakter surti (Ana Pinem), dimana surti punya karakter yang kuat banget. Lebay dan pede abis, yang kalo tiap masalah, Surti selalu mengaitkan dengan dirinya =)) . Apalagi, kalo Surti udah ketemu sama Rizqi (Rezki Aditya).–> artinya mamski penonton setiyah juga demi SURTI?

    [Reply]

    @esge, kan udah dijelasin di awal tulisan, mas. :D

    [Reply]

  2. =))
    sedappp,alhamdulillah apdet *eh

    [Reply]

    @warm, kan udah dijelasin di awal tulisan, mas. :D

    [Reply]

    @waterbomm, iki opooo ngasih komen kok yo kopas *tendang imam*

    [Reply]

    @warm, iyah jeh.. salah =)) mangap.. :D

  3. Jaah, ga pernah nonton yg bgtuan saya. Tapi, saya dukung deh gerakan untuk menghentikan sinetron2 macam ini… :lol:

    [Reply]

    @Abu Umar, hehe… saya juga ndukung kok, mas. saya rasa apapun sinetronnya, selama yang nonton gak kebawa suasana sih ok ok aja.. kan tergantung kitanya juga nanggepinnya gimana

    [Reply]

  4. imam kan dah lama jadi korban sinetron.. sejak Cinta Pitri ya mam? :lol:

    [Reply]

    @ocha, udah semenjak tersanjung sama tersayang

    [Reply]

  5. Imam prefer Surti ketimbang Amira? Oh waw :D

    [Reply]

    @nonadita, iyah dong :)) kocak banget orangnya.. serius deh..

    [Reply]

  6. Hihihii ini sinetron yang memakan durasi gila-gilaan :D

    [Reply]

  7. Tips dan Tulisan postingannya bermanfaat, saya dalam ide baru dari postingan ini. Terima kasih banyak

    [Reply]

  8. gak pernah nonton, sekilas aja palingan..
    dan jadi benar kamu naksir si Surti itu ya, Mam? :|

    [Reply]

    @masova, iyah dong… pastinya, mas. surti itu kocak. kelebayan dan kenarsisannya gak ada yang ngalahin :D

    [Reply]

  9. Naksir mbok ya Nikita Willy, mam..
    Masih mending gitu..

    So, menurut kalian, sinetron ini gimana?

    Sucks! nuff said..

    [Reply]

  10. ya klo saya sih mndingan PYD daripada CF walaupun berbelit2 tp seru banyak yg jahatnya,… ngga cuman satu,.. coba klo CF masa penjahatnya cewe satu2nya lgi bisa mempencundangi semua dan ngga ketangkep2 ,… mlah bermunculan pemain baru,… makanya di pindahin dari S,……V ke I,….. R,.

    [Reply]

    @ica, jangan salah. saya juga ngikutin CF :))
    tapi ya emang gitu, deh… namanya juga sinetron. semuanya gak ada yang bermutu. makanya tv cable lebih laku… :)

    [Reply]

  11. belom pernah nonton sinetron ini, ntar malem nonton ahh

    [Reply]

  12. ya klo saya sih mndingan PYD daripada CF walaupun berbelit2 tp seru banyak yg jahatnya,… ngga cuman satu,.. coba klo CF masa penjahatnya cewe satu2nya lgi bisa mempencundangi semua dan ngga ketangkep2 ,… mlah bermunculan pemain baru,… makanya di pindahin dari S,……V ke I,….. R,.

    [Reply]

  13. setia penonto seluru indonesia yg menggaksir kamu kare na cinta putri yang cantik……I.LOVW YOU .PUTRI…..

    [Reply]

  14. judul pilem n sinetron sekarang aneh-aneh, ada nggak yah sutradara atau pembuat pilem yang tertarik untuk membuat pilem tentang mak erot?

    [Reply]

  15. Mending nonton Dara Sekar Arum yang gak kalah ca’em di Sang Pendekar Trans 7. Gak kejar striping. Akhir cerita tiap episode jelas dan tidak dipanjang-panjangi.

    [Reply]

  16. Koin lama lama jadi tren ya

    [Reply]

    @Raffaell, ho oh mas. apa2 kalo ada masalah pasti langsung bikin gerakan koin :D hehe.. btw, nonton sinetronnya gak mas? diluar sana ada gak? hihi

    [Reply]

  17. sinertronnya masuk blacklist, sinetron lagi ….

    [Reply]

  18. kl sinetron saya hanya menyukai sinetron yang hanya 1 seri hehehe~

    [Reply]

  19. sinetron asal-asalan.. kok ya ada yg suka, heran deh

    [Reply]

  20. Sinetron “Putri yang ditukar” ini sudah melecehkan citra rumah sakit. Mulai dari bayi tertukar, hasil DNA yang bisa dimanipulasi dll. Emang gak ada obyek cerita lain yang lebih edukatif buat tontonan masyarakat???

    [Reply]

  21. Sinetron “Putri yang ditukar” kurang bermutu. Cerita muter-muter terus, putri yang ditukar sudah kembali ke orang tua kandungnya, tapi cerita masih diterusin..muter lagi, ceritanya sama2 aja. Tegang sih tegang, mulanya saja, tapi kalau diterusin, yah begitu lagi. Ceritanya mau ketemu berapa kali, toh ga ketemu juga, jalannya simpangan. Lucunya lagi, sakit di rumah sakit jakarta dan yg sakit di surabaya, lokasi rs dan dokter dan suster perawatnya yg main sama..hihihihi. Jalan2 di lokasi lain kota, tapi bentuk lokasinya juga sama…gawat deh ini sinetron…perlu diperbaiki mutunya tuh.

    [Reply]

  22. Ass wr wb,buat yang tanya sinetron itu,gmn?Pasti orangnya klo nonton pake logika.Mas,mbak,pak ato bu sampai kpnpun selama anda nonton film pake logika pasti anda tdk akan puas jgn kan puas utk bisa menikmati aja tak jamin sulit krn apa?Begitu anda gunakan logika maka anda akan kehilangan keindahan ceritanya.
    Bahkan bisa bilang,Diancuk mung diapusi ! so lihatlah sisi positifnya.Nikmati aja alur ceritanya bila tdk suka ya tinggalkan jgn nyacat.Oke?

    [Reply]

  23. Sinetron PUTRI YANG DITUKAR tetap pnya unsur pendidikannya pnya sisi baik dan pesan moral yg disampaikan oleh tokoh2 dlm cerita tsb,contohnya pak Ikhsan dia gambaran orang yg ikhlas,pak Prabu Wjaya gambaran cokro manggilingan akhirnya sadar dan jd baik.Mutu PYD sdh diakui bnyk org penggemarnya jg bnyk terbukti menang dlm panasonik award.Salah satu pendukungnya adalah saya jadi bukan fiktif saya adalah org yg btl2 penikmat PYD.Orang asli bkn computer asli orang MAGELANG.
    Jadi bila dibilang PYD tdk bagus/tdk mutu tdk ada unsur pendidikannya ya nanti dulu.

    [Reply]


Leave a comment

(required)

Get Adobe Flash player