Taman Bermain Waterbomm Kau dengan duniamu saja

16Nov/099

Speedy udah hidup, lebih hidup dengan lagu Jazz

Dear Diary,

Hari ini ntah kenapa ya saya kok terlalu bersemangat. Banyak kegiatan - kegiatan yang ndak biasanya saya laksanaken eh hari ini saya laksanaken dengan semangat.  Mulai nyuci bak kamar mandi, sampe ngepel di sore harinya. Wuih... capek? ndak kerasa sama sekali. Makanya itu yang saya bingung. Gak biasanya begini loh.

Dari segi makan pun, saya sangat menggila hari ini. Bisa dibayangken, pagi-pagi sehabis cuci bak kamar mandi, saya sarapan 2 telur rebus, 1 kentang rebus ditambah segelas susu coklat. Sebelum makan siang, saya ngemil 2 risol, 2 kue cucur dan beberapa kerupuk. Setelah itu makan siang, tidur, ngeteh, dan makan malam. Hihi ;)) Hebat kan?

Meskipun kerjaan ku numpuk karena  2 hari yang lalu saya ndak masuk kerja, tapi tetep semangat. Meskipun kerjaan ku belum kelar, tapi saya tetep semangat. Agh entahlah, lagi apa hati ini :) .

Beda banget sama kemarin, yang bawaannya selalu kesal dan marah - marah mulu. Gegara speedy ndak konek - konek. Huf. Tapi sekarang masalah speedynya sudah kelar, ternyata memang modem saya yang masalah. hihi...

Ditambah malam ini, saya ditemani dengan lagu - lagu jazz, yang kiranya sudah lama ndak saya dengar. Macam Maliq & d'Essentials, Tompi, Larry Carlton, Accoustic Alchemy, Bobby Broom dll. Lagu jazz memang ndak ada matinya jeh...

***

Seperti warna pelangi, bersinar dari kedua bola matamu, oh
Bagaikan cahya mentari, kau hangatkan duniaku,
kau untukku, oh

Heaven - Maliq & d'Essentials

Entahlah, pokoknya saya hari ini happy gituh. Okeh, udah dulu ya.. saya mau lanjut menyelesaikan kerjaan.

See you -

8Nov/096

Salah Kereta

Pernah naik kereta dalam kota? Saya pernah, beberapa kali. Kalo nyasar?? YA SAYA BARU AJA NYASAR!!!!

Jadi gini.. Saya baru aja lagi di bojong gede, dan hendak pulang kerumah. Dari bojong gede kerumah lebih enak naik kereta turun di stasiun cikini. Nah nah... pas di stasiun bojong gede, saya beli tiket di loket (katanya jangan dituker jadi beli toket di liket :P ).

"Pak, kereta AC Ekonomi masih ada?" *sembari nyodorin uang 20 ribu*

"Masih ada mas, tuh baru dateng" *ngasihin selembar tiket AC Ekonomi dan uang kembalian*

Karena begitu senangnya tuh kereta langsung dateng, ya saya buru-buru langsung meluncur ke peron, dan naik kereta yang si Pak Loket bilang itu adalah kereta AC Ekonomi.

Masuk kereta, nyari tempat duduk tapi gak dapet :D dan akhirnya berdiri.

bla bla bla... *facebook dan chatting*

Akhirnya di telpon dari yang nun jauh disanah, ngobrol ngalur ngidul dan pada satu waktu dimana dia yang nun jauh disanah nanya, "Kamu turun dimana?", dengan tegas dan suara kencang (karena lagi berisik banget), "CIKINI"

Setelah sampe di stasiun manggarai, dapet tempat duduk. Alhamdulillah. Telpon masih lanjut. Disebelah kiri ada ibu-ibu sama anaknya dan sebelah kirinya si ibu dan anaknya ada ibu-ibu sendirian.  Si ibu yang sendirian nanya ke ibunya anak itu, "Ini terakhir dimana ya?" mungkin karena denger saya bilang kalo saya turun di cikini kali ya.. maka si ibu itu nanya sama yang di sebelahnya. Si ibu yang sama anaknya ngejawab "di tanah abang".

saya? satu menit masih gak sadar, dua menit diem sambil mikir, tiga menit liat peta jalur KRL Jabotabek yang ada di atas pintu, empat menit cekikikan, lima menit sempet kesel, enam menit kemudian ngakak!!!! huakakakakakaka.... :)) *diliatin sekitar*

Stop ngakak terus langsung nyari stasiun mana yang terdekat dari rumah, dan kepilihlah stasiun Sudirman. Dan setelah turun dari kereta baru berani cerita via telepon sama dia yang nun jauh disana. huakakaka..

Duh... maklum juragan, saya masih baru tinggal di jakarta, harap di maklumken.. ^:)^

1Nov/0911

Cicak berseteru dengan Buaya, si Tikus ketawa senang

saya-cicak-berani-lawan-buaya

Berita yang sekarang sedang ramai dibicarakan adalah soal cicak vs buaya. Siapa yang ndak tau soal itu? Mungkin dunia Internasional pun sedang menyorot ke masalah negeri ini, masalah yang melibatkan dua badan pemerintahan yang bisa dibilang mengemban tugas yang sama yaitu memberantas kejahatan (tindak kriminal dan korupsi).

Cicak dan Buaya berasal dari spesies yang sama yaitu reptil. Begitu juga dengan KPK dan POLRI yaitu sama - sama mengemban tugas yang sama. KPK menyelidiki oknum atau pejabat yang sekiranya melakukan korupsi, POLRI menindak lanjutinya. Tapi pada kenyataannya apa? Dua badan pemerintahan ini malah berseteru, mengeluarkan alibinya masing – masing, saling membongkar aib. Wahai Bapak KABARESKRIM dan Bapak Wakil Pimpinan KPK, ayolah damai, gabung bersama – sama memberantas kejahatan. Kita (masyarakat) harus percaya kepada siapa lagi untuk memberantas korupsi? Kalau dua badan penting di pemerintahan saja berseteru, saling melempar kesalahan. Kita (masyarakat) ndak bisa apa – apa pak! Kita berharap kepada bapak – bapak berseragam dan beratribut.

Ingat pak! Dibalik pertengkaran kalian wahai cicak dan buaya, ada tikus yang sedang menertawakan kalian. Pertengkaran kalian memberikan ruang kepada tikus untuk membersikan diri bahkan bisa berbuat lebih, menggerogoti uang negara demi memperkecil giginya, mencuri yang seharusnya milik masyarakat, berlari kesana – kesini mencari tempat sembunyi yang pada akhirnya pindah sarang.

Ah sudahlah, saya memang ndak ahli sama masalah yang satu ini, tapi saya berharap masalah ini cepat selesai dan kembali menangkap tikus – tikus perusak di negara ini.

Cicak atau Buaya itu soal pilihan :)  . Tergantung kita melihatnya dari sisi mana? Yang pasti kita mengharapkan Indonesia yang lebih baik.

gambar dan posting terkait : http://politikana.com/baca/2009/07/06/ayo-dukung-cicak-lawan-buaya.html

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes