Taman Bermain Waterbomm Kau dengan duniamu saja

27Dec/0823

Koin untuk Perubahan

coin a chance !

coin a chance !

Saya pecinta angkot dan sepeda, setiap hari berangkat naik angkot, dan setiap hari pula saya mendapatkan kembalian koin 500 rupiah dari setiap uang yang saya bayarkan ke pak kernet sebesar 3000 rupiah. Koin tersebut selalu saya masukan ke dalam kotak kecil biru sampai sekarang. Entah berapa jumlahnya yang pasti koin tersebut kalau cuma 1 atau 2 kurang bernilai, tapi kalau dikumpulkan sangatlah bernilai.

27Dec/085

Sampai Kapan?

Tepat tanggal 31 Desember nanti, kontrak yang telah ku jalani selama 1 tahun ituh akan berakhir sudah. Sampai saat ini belum ada kepastian "apakah diriku akan diperpanjang atau tidak?" -- rasa was - was menghantui, CV dan Lamaran pun sudah aku kirimkan kembali ke kantor yang sudah kutempati kurang lebih 15 bulan ini. Menunggu - itu intinya. Aku tidak berharap banyak apakah surat kontak baru ituh akan turun lagi atau tidak. Akan tetapi, jika surat kontrak itu turun lagi, aku berjanji aku akan bekerja dengan sangat giat - toh, aku juga membutuhkannya untuk menyambung kuliahku yang mungkin akan terhenti kurang lebih 2 bulan ke depan.

Bimbang? yap, rasa bimbang itu datang. Rasa dimana apakah saya harus memilih dan tidak, bimbang karena saya merasa saya tidak dapat menjalani dengan baik pekerjaan yang diberikan. dan bimbang karena saya perlu kerjaan ituh.. saya perlu hasil dari kerjaan ituh, karena dari situ lah saya bisa melanjutkan kuliah.

menantikanmu dalam jiwaku
sabarku menunggu
berharap sendiri
aku mencoba
merindukan bayanganmu
karena hanyalah bayanganmu yang ada

---------------------------------------------------------------

sampai kapan
akupun tak sanggup tuk pastikan
kudapat memendam seluruh rasa ini

Tapi sampai kapan?

16Dec/0811

Hanya sampai draft

Hanya Sampai Draft

Hanya Sampai Draft

Banyak yang ingin aku tuliskan di sini, banyak yang ingin aku ceritakan disini, banyak pula yang ingin aku bagi disini. Disini aku menulis, disini aku berbagi, disini pula aku berkeluh kesah. Tapi maaf kawan, semua ituh belum mampu aku ungkapkan, belum mampu aku berbagi, apapun alasan ituh, ku harap, kalian mengerti.

Terlalu banyak beban dipikiran ini, terlalu berat aku memikulnya. dan, pada akhirnya

Aku belajar untuk mencari-cari kebahagiaan ku sendiri, sebab mengharapkan orang lain memberikan aku kebahagiaan agak sedikit riskan.

Dan itu semua, Hanya sampai draft.

Filed under: Curhat 11 Comments
Get Adobe Flash player