Jawaban dari “Matematika yang tak pasti”
Sesuai sama judul, postingan kali ini mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaan (emangnya pertanyaan?) dari postingan pangsit apa funkshit ya?
Mungkin ga usah diterangin lagi kali ya permasalahannya.. Pertanyaannya bisa diliat disini.

Gambar 1.0 Empat Bangun Ruang disusun sedemikian rupa hingga membentuk persegi

Gambar 1.1 Empat Bangun Ruang disusun dengan posisi yang berbeda
Jawab : (gaya jawab waktu sekolah)
Diketahui :
Bangun Ruang 1 & 2 ()
- Sisi pertama(s1) = 5
- Sisi kedua(s2) = 3
- Tinggi(t) = 5
Bangun Ruang 3 & 4 (Segitiga)
- Alas(a) = 3
- Tinggi(t) = 8
Ditanya : Luas pada gambar 1.0 berbeda dengan luas pada gambar 1.1?
*dengan asumsi : 2 bangun tersebut disusun dari 4 buah bangun yang sama*
Jawab :
Jumlah luas dari 4 bangun ruang
= Luas bangun ruang 1 + Luas bangun ruang 2 + Luas bangun ruang 3 + Luas bangun ruang 4
= ({[s1+s2]*t}/2) + ({[s1+s2]*t}/2) + ([a*t]/2) + ([a*t]/2)
= ({[5+3}*5}/2) + ({[5+3}*5}/2) + ([3*8]/2) + ([3*8]/2)
= 20 + 20 + 12 + 12
= 64 (Jumlah Luas dari 4 bangun ruang)
Jika dihitung jumlah dari 4 bangun ruang bisa didapatkan hasil 64.
Sama halnya jika 4 bangun ruang tersebut kita susun menjadi sebuah persegi didapat besar tiap sisinya 8, sehingga jika dihitung luasnya sama dengan :
L = s x s; L = 8 x 8; L = 64 (Luas pada gambar 1.0)
Beda dengan gambar 1.1 dimana 4 bangun ruang kita susun menjadi sebuah persegi panjang. Dari hasil pengabungan tersebut didapatnya panjang 13 dan lebar 5, jika dihitung luasnya menjadi :
L = p x l; L = 13 x 5; L = 65
Diliat dari penjelasan funkshit emang benar luas kedua gambar berbeda. Luas pada gambar 1.0 = 64, dan luas pada gambar 1.1 = 65. Jelas berbeda bukan? kenapa bisa?
Mari lihat gambar yang saya edit
Gambar 1.2
Setelah saya dan teman saya (Agus), ternyata jika 4 bangun ruang disusun hingga membentuk sebuah persegi panjang terjadi ketidak efisiensian tatak letak. Dimana jika bangun ruang 1 dan 4 digabung masih menyisakan ruang pada bangun ruang 4 yang mengharuskan bangun ruang 3 menutup kekosongan tersebut dan diisi lagi dengan bangun ruang 2 yang akhirnya membentuk persegi panjang.
Berbeda dengan gambar 1.0, 4 bangun ruang dipasangkan dengan pasangannya. Bangun ruang 1 saling mengisi dengan bangun ruang 2, begitu sebaliknya bangun ruang 3 mengisi bangun ruang 4. Deal?
Tidak sampai disitu, jika dilihat lebih dalam (Lihat Gambar 1.2). 4 bangun ruang digabung membentuk persegi panjang, tetapi ditengah-tengahnya ternyata membentuk sebuah bangun ruang baru, sebut saja bunga *bukan-bukan* persegi panjang kecil maksudnya
. Dimana jika saya pecah, terbentuk 5 bangun ruang dengan spesifikasi sebagai berikut :
Bangun ruang 1 & 2 masih sama dengan masing-masing luasnya 20 (lihat keatas)
Bangun ruang 3 & 4 karena ada yang terpotong saya ganti menjadi bangun ruang 3.1 dan bangun ruang 4.1 lalu untuk gabungan potongan saya sebut bangun ruang 3.4.1
Bangun ruang 3.1 & 4.1 :
Alas(a) = 2
Tinggi(t) = 5
L = (a x t)/2
L = (2 x 5)/2
L = 5
Bangun ruang 3.4.1 :
Panjang(p) = 5
Lebar(l) = 3
L = p x l
L = 5 x 3
L = 15
Jumlah luas pada gambar 1.2
= L1 + L2 + L3.1 + L4.1 + L3.4.1
= 20 + 20 + 5 + 5 + 15
= 65 -BINGO-
Memang jika Luas dari 4 bangun ruang tersebut dijumlah hasilnya 64, tapi nyatanya?
Kesimpulan : Posisi menentukan Prestasi (loh? silakan dicari artinya
)
Bingung? silakan tanya pada mbah google. ![]()
Dirikuh juga sedang merancang kata-kata yang bagus untuk menyimpulkan hal diatas, mungkin apabila dari temen-temen (red. baca) punya kesimpulan sendiri silakan dituangkan dimari ![]()
Saya ada saran+ucapan terima kasih juga nih..
Pertama, mau ngucapin thx dulu agh ma funkshit atas postingannya tentang "Matematika yang tak pasti" yang udah sempet ngebuat diriku jadi puyeng.
Kedua, perlu diketahui kalau matematika itu adalah Ilmu pasti (beda dengan "Ilmu yang pasti") ex. 3 x 4 = 12, ga mungkin 1 atau 2, cuma tukang foto *maap ya* yang nyebut 3 x 4 = 4 lembar ![]()
Ketiga, buat novi yang udah membuat diriku pusing buat ngejelasin permasalahan ini, ntah kenapa koq ga nyambung ke novi *hehe*
Keempat, buat siapa aja deh ![]()
Nb : CMIIW itu cuma jawaban dari dirikuh. Pendapat atas dirikuh, dan dari hasil diskusi dengan temanku. Ga ada niat untuk melecehkan ![]()




November 29th, 2007 - 21:21
ngak berani bantah ah… dulu matematika paling cuman dapet 5 huwehehehe….
[Reply]
November 30th, 2007 - 10:10
hmmm . .. . .

klo cara ngitungnya kaya gitu.. ya berarti sama aja donk kaya ngitung alas X tinggi
cuman dipotong jadi 3 bagian .. .
tapi emang kayaknya masalah ada pada bagian yang diarsir itu .. bagian yang ditengah. .
Gambarnya tidak teerlalu masuk. . ..
Sudah nyoba bikin gambar sendiri blom mas ?
klo dipecah terus disatuin lagi.. masuk ngga ?
btw, makasih jawabannya
[Reply]
November 30th, 2007 - 16:41
waaaduh kok banyak angka dan hitungan,…
[Reply]
November 30th, 2007 - 17:05
@Jiban : hihi.. sama aku juga
@funkshit : hihi iya kali ya kang
tapi udah nyoba sih.
tapi cuma mau klarifikasi aja
kalo matematika itu pasti, yang ga pasti adalah hasilnya
tergantung dari nilainya
@puputs : iya, saya juga kurang tau mas
, btw thx yoo dah mao mampir
salam kenal
[Reply]
November 30th, 2007 - 17:40
wah, lebay banget dah ah bahasannya!! kata temen anak matematika, matematika kalo dipikir2 itu bukan ilmu pasti gitu deh! tapi akuntansi lho yg jadi ilmu pasti! hehehe…
[Reply]
November 30th, 2007 - 17:53
@ridu : ohh gitu yee?
bisa diliat disini bang, hihi.. maap-maap deh kalo salah-salah kata
[Reply]
December 3rd, 2007 - 03:46
sempat-sempate nulis kayak ginian
[Reply]
December 4th, 2007 - 16:53
web id nya buruan dibayar kang. . .



[Reply]
December 6th, 2007 - 12:45
tetep kagak ngarti
[Reply]
December 7th, 2007 - 16:03
Sip … betul itu … pinter
[Reply]
January 3rd, 2008 - 22:13
Matematika = Ilmu ngga pasti
Fisika = Ilmu pasti
bingung, bisa tanya sama si babeh dah…
[Reply]