Ternyata ga semua lagu anak – anak membawa dampak baik bagi si anak yang mendengarkan. Salah satunya lagu yang berjudul “Heli”, yang kurang lebih liriknya adalah sebagai berikut :
Aku punya anjing kecil
Ku beri nama Heli
Dia senang bermain-main
Sambil berlari-lari
Heli (guk guk)
Kemari (guk guk guk)
Ayo lari-lari
Heli (guk guk)
Kemari (guk guk guk)
Ayo lari-lari
Lagu ini aku nyanyikan ke ponakanku yang umurnya baru 15 bulan, kata orang anak yang umurnya sekitar 15 bulan, sedang pinter”nya ngikutin apa yang dilakukan dan dikatakan orang. Nah entah ponakanku yang daya tangkepnya tinggi atau lagunya yang salah, aku nyanyikan lagu ini dan yang ditangkep ponakanku adalah kata “anjing” yang kalo diucapkan tanpa kalimat berarti negatif. Dan kata” itulah yang sering diucapkannya. Padahal maksud kita menyanyikannya bukan untuk itu. Mungkin saran untuk para pencipta lagu anak”, untuk menggambarkan hewan dilagunya, gunakan kata pengganti selaen kata hewan tersebut, bisa diganti dengan suara hewan tersebut, atau apalah sepinter”nya pencipta lagu dalam menggambarkan hewan pada lagu tersebut.
Mungkin cuma 1 dari sebagian orang yang kena masalah seperti ini. hehe.. sorry..

